Sabtu, 02 Mei 2026

Workshop Daring SAR Hidayatullah Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Penanggulangan Bencana


JAKARTA --
SAR Hidayatullah menyelenggarakan Workshop Tim Advance Kebencanaan yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Ahad (1-2/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pengurus Pusat dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan relawan dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan profesional saat menghadapi situasi bencana.

Ketua SAR Hidayatullah Alfarobi Nurkarim Enta dalam sambutannya menjelaskan bahwa Workshop Tim Advance Kebencanaan yang digelar secara daring ini sebagai salah satu upaya untuk menguatkan kembali visi dan dan nilai nilai lembaga. 

Dia menjelaskan, selain koordinasi internal, kerja sama dengan lembaga atau institusi terkait pada tingkat nasional menjadi poin penting untuk memastikan efektivitas operasi penanggulangan bencana. Melalui pelatihan ini, dia berharap, seluruh komponen Pengurus Pusat mampu mengintegrasikan kemampuan teknis lapangan dengan manajemen administrasi dan koordinasi yang kuat.

Ketua Departemen Sosial Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Imron Faizin, hadir sebagai pemateri untuk menjelaskan peran strategis SAR Hidayatullah sebagai institusi relawan kemanusiaan serta pencarian dan pertolongan. Sebagai bagian dari ekosistem kebencanaan nasional, lembaga ini menjalankan fungsi pendidikan dan pelatihan relawan, melakukan evakuasi, hingga mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak. 

Sejalan dengan hal tersebut, Syamsuddin dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah memaparkan mengenai pentingnya membangun kemitraan dan sinergi antara lembaga filantropi dengan lembaga kemanusiaan.

Praktisi kebencanaan, Achmad Hamim, menyoroti posisi SAR Hidayatullah yang telah lama berkiprah di berbagai sektor penyelamatan dan pencarian secara nasional. Namun, ia memberikan catatan bahwa kiprah besar tersebut masih minim dalam hal publikasi. Menurutnya, penguatan kapasitas tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga pada aspek pendukung organisasi. 

"SAR Hidayatullah selain biasa mengangkat mayat, juga mesti mahir dalam pengelolaan berita termasuk mengerjakan hal hal administratif agar positioning SAR Hidayatullah semakin mantap," katanya.

Melengkapi materi workshop, praktisi Search and Rescue Abbas Usman menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor yang menyeluruh. Ia menyatakan bahwa sinkronisasi kerja harus dilakukan mulai dari tingkat pucuk pimpinan hingga ke tataran akar rumput potensi relawan di berbagai daerah. 

Related Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *