Rabu, 24 Agustus 2022

SAR Hidayatullah Regional Kalbar – Kalteng Gelar Diklat


PONTIANAK — Lembaga relawan kemanusiaan pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Hidayatullah menggelar kegiatan pendidikan dan latihan (Diklat) Dasar SAR Regional Kalbar – Kalteng yang digelar selama 10 hari, dimulai sejak 15 Agustus hingga 24 Agustus 2022.

Diklat ini dibuka langsung oleh Bupati Ketapang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Maryadi Asmuie di Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Ketapang. Diklat ini mengangkat tema “Tanggap Tangguh, Sigap Siaga, Untuk Indonesia Maju”.

Maryadi Asmuie berharap dengan terselenggaranya diklat SAR Hidayatullah ini para pelatih, instruktur dan peserta mendapatkan ilmu mengenai SAR sehingga kedepannya bisa menjadi bekal relawan dalam membantu dan menyelamatkan korban bencana.

“Berharap ilmu yang didapatkan para pelatih dan peserta bisa menjadi bekal para relawan nantinya ikut membantu dan menyelamatkan korban bencana. Kami berharap tidak sampai disini saja, silahkan berkoordinasi dengan stakeholder terkait termasuk dengan BPBD Ketapang,” ucapnya seperti dilansir RRI.

Sementara itu Ketua SAR Nasional Hidayatullah Irwan Harun mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Diklat SAR Hidayatullah Regional Kalbar – Kalteng.

Harun menjelaskan bahwa SAR Hidayatullah telah tersebar di 23 titik di Indonesia yang nantinya selesai diklat ini akan dilakukannya pelantikan pengurus wilayah untuk kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“SAR Hidayatullah sudah berada di 23 titik se Indonesia, di akhir diklat ini akan ada pelantikan pengurus wilayah untuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Diklat SAR Hidayatullah Regional Kalbar – Kalteng,” jelasnya.

Ketua panitia pelaksanaan Afendi menjelaskan, kegiatan Diklat SAR Hidayatullah ini terdiri dari 30% materi dan 70% kegiatan lapangan, dari kegiatan ini nantinya akan terbentuk SAR unit atau SERU di setiap kabupaten yang diikuti oleh 50 peserta dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“Kegiatan ini terdiri dari 30% materi dan 70% lapangan, kegiatan materi dilaksanakan di Ponpes Hidayatullah sedangkan kegiatan lapangan bisa di lapangan maupun di Hutan Kota, materi-materi yang disampaikan kepada peserta berupa navigasi, mountaineering, rescue dan beberapa kegiatan pertolongan lainnya,” tutupnya.*/Ainuddin Chalik

Related Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *