This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

SAR Hidayatullah dan BMH Tanggap Bencana Banjir Bandang Kudus

SAR Hidayatullah dan BMH Tanggap Bencana Banjir Bandang Kudus


KUDUS - Tim SAR Hidayatullah bersama Laznas BMH turut melakukan aksi tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akibat tanggul Sungai Gelis, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, jebol. Akibatnya puluhan rumah warga di Dusun Goleng, Desa Pasuruan Lor, kebanjiran dan terisolasi.

Dari pantauan yang dilakukan di lokasi, tanggul jebol sepanjang sekitar 25 meter. Tampak jalan akses warga Dusun Goleng terputus karena tergenang air. 

Kejadian tanggul jebol kurang lebih jam 10.45 WIB, Jumat (1/1/2021) malam. Akibat dari tanggul jebol tersebut Dusun Goleng terisolasi dan puluhan rumah warga terdampak banjir. 

Ketua SAR Hidayatullah Jateng Edy Mulyanto yang juga korlap aksi tanggap kebencanaan ini melaporkan, wilayah terdampak tanggul jebol ini antara lain Goleng Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati.

"Warga terisolir oleh tanggul jebol, air melimpas ke jalan ± 1 - 2 m, air masuk ke dalam pemukiman warga ± 10 - 30 Cm, air menggenang di pemukiman dengan fondasi rumah rendah, ketinggian air intensitas meningkat, jumlah warga terdampak diperkirakan 700 KK hingga  1200 jiwa," kata Edy.

Daerah terdampaj lainnya yaitu Jalan Karang Turi, Desa Setro Kalangan, Kecamatan Kaliwungu. Air menggenang di jalan masuk dengan ketinggian genangan ± 60 cm. 

"Air tidak masuk ke pemukiman warga," kata Edy. Namun, akibat akibat limpahan air ini aktifitas warga lumpuh dan terisolir oleh genangan. Ketinggian air intensitasnya meningkat, korban terdampak terisolir diperkirakan 350 KK," imbuhnya. 

Adapun kebutuhan mendesak yang sangat diharapkan oleh masyarakat terdampak banjir bandang ini adalah makanan siap saji dan oba-obatan. 

Sementara ini tim relawan SAR Hdayatullah seperti Sholehan, Faqih, Qowam, Farhan dan sejumlah tim gabungan lainnya masih terus melakukan upaya mitigasi serta mendistribusikan bantuan dari Laznas BMH. 

Update: Saat ini hari Ahad, 3 Januari 2020 pukul 14:00 WIB, pantauan SAR Hiayatullah dari lokasi, Alhamdulillah air sudah mulai surut dan tanggul sudah mulai ditambal.