SAR Hidayatullah Bekali Mahasiswa TC40 melalui Program Kampus Tangguh STIE Hidayatullah
DEPOK — SAR Hidayatullah menjadi pemateri dalam program Kampus Tangguh yang diinisiasi oleh STIE Hidayatullah. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, pada 6–9 Oktober 2026, bertempat di Kampus Utama Hidayatullah, Depok.
Program ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi TC40 STIE Hidayatullah sebagai bagian dari upaya membangun kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di lingkungan pendidikan.
Selama empat hari pelaksanaan, SAR Hidayatullah memberikan pembekalan melalui empat materi utama, yaitu manajemen kebencanaan, Medical First Responder (MFR), mitigasi bencana, serta praktik dan simulasi kebencanaan.
Materi manajemen kebencanaan membekali peserta dengan pemahaman mengenai prinsip penanggulangan bencana, koordinasi dalam situasi darurat, serta pentingnya pembagian peran dan tanggung jawab dalam penanganan keadaan darurat.
Pada materi Medical First Responder (MFR), peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban, dengan memperhatikan keselamatan penolong, korban, dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, materi mitigasi bencana menitikberatkan pada pengenalan potensi bahaya, pengurangan risiko, serta langkah-langkah kesiapsiagaan yang dapat diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pembelajaran dilaksanakan secara indoor dan outdoor melalui penyampaian teori, praktik lapangan, dan simulasi. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun keterampilan peserta dalam merespons situasi darurat secara tepat, cepat, dan terkoordinasi.
Salah satu rangkaian penting dalam program ini adalah simulasi kebencanaan yang melibatkan peserta didik dari jenjang TK, SMP, dan MA. Kegiatan ini menjadi sarana penerapan pengetahuan mitigasi bencana sekaligus upaya menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan pendidikan.
Melalui program Kampus Tangguh, mahasiswa/i TC40 diharapkan tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga memiliki kesiapan, kepedulian, dan kemampuan dasar untuk mengambil peran dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan unsur kemanusiaan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat.
SAR Hidayatullah berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan penguatan kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan.
SAR Hidayatullah — Taat Komando, Tanpa Tapi, Tanpa Nanti.
FOTO FOTO
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)