This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Tragedi Sriwijaya SJ-182, SAR Hidayatullah Lakukan Kesiapsiagaan Evakuasi

Tragedi Sriwijaya SJ-182, SAR Hidayatullah Lakukan Kesiapsiagaan Evakuasi


JAKARTA - SAR Hidayatullah bersama BMH melakukan persiapan dan kesiapsiagaan segera pasca terjadinya tragedi pesawat Sriwijaya SJ-182. Prosedur ini dilakukan guna menyiapkan sumber sumber daya apabila sewaktu waktu dibutuhkan tenaga untuk upaya pencarian dan penyelamatan korban.

Seperti diketahui, pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak dan jatuh setelah empat menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Ketua Pusat SAR Hidayatullah Irwan Harun mengatakan pihaknya kini telah berkomunikasi dengan Basarnas dan berbagai pihak lainnya untuk berkoordinasi. Pihaknya juga akan menerjunkan tim penolong ke lokasi pencarian. 

"Komunikasi kita lakukan. Dan kita juga sudah menyiapkan sejumlah relawan untuk bersama dengan tim SAR gabungan melakukan evakuasi," kat Irwan Harun, Ahad (9/1/2021). 

Dia menambahkan, SAR Hidayatullah sebagai badan pendukung ormas Hidayatullah yang bertugas mengkoordinasi dan memobilisasi sumberdaya dalam tanggap darurat bencana, mitigasi, kewaspadaan dini dan rehabilitasi pasca bencana, pihaknya akan terus melakukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengenal, mengelola resiko dan mengurangi dampak resiko akibat bencana yang terjadi. 

"SAR Hidayatullah mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang dengan begitu dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa lebih banyak ketika sedang terjadi bencana," kata Harun.

Hingga saat ini pihak terkait baik Basarnas maupun Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) terus melakukan upaya pencarian titik lokasi pesawat yang diduga jatuh di perairan kepulauan Seribu. 

Basarnas pun telah mengerahkan kapal dan sea rider menuju lokasi tersebut setelah mendapat informasi hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1/2021) sore. (ybh/hio)